RDP dengan Komisi I KPID NTT Minta Tambah Dana

  • Print

Komisi I DPRD Provinsi NTT menggelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTT dan Komisi Informasi (KI) dengan agenda penambahan alokasi dana hibah kepada KPID NTT, senin (7/3/22)

Rapat Dengar Pendapat ini dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD NTT, Jonas Salean didampingi Ketua Komisi I, Gabriel Beri Binna, Wakil Ketua Komisi, Klara Motu dan Sekertaris Komisi I, Hironimus T. Banafanu, S.IP., M.Hum serta dihadiri Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT, Aba Maulaka, Badan Keuangan Daerah NTT, Wakil Ketua KPID NTT, Desiana Rumlaklak, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Yuliana Tefbana, Koordinator Bidang Kelembagaan, Gasim dan Anggota Bidang PS2P, Jack Lauw.

Dalam penyampaiannya, Ketua KPID Provinsi NTT,  Fredrikus Royanto Bau meminta kepada  Komisi I DPRD NTT agar merekomendasikan kepada pemerintah untuk menambah alokasi anggaran kepada KPID NTT karena pada tahun 2022 alokasi anggarannya sangat minim sehingga tidak bisa membiayai program dan kegiatan yang telah direncanakan.

Lanjut Fredi, Meski dalam pelaksanaannya dilakukan dengan  keterbatasan anggaran setiap tahunnya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah NTT tetap berupaya keras melaksanakan program dan kegiatan demi penyiaran di NTT.

"Tahun 2022 KPID NTT hanya dapat alokasi dana hibah Rp 500 juta. Jumlah ini sangat kurang dibanding usulan kita sebesar Rp 1,2 miliar. Artinya di tahun ini tidak ada kegiatan apapun yang kita lakukan selain membayar honor komisioner. Karena itulah kami meminta dukungan DPRD agar ada penambahan anggaran," jelas Fredrik.

Terkait Hal tersebut di atas, Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTT, Gabriel A.K. Beri Binna menyampaikan bahwa usulan tambahan pada Komisi Informasi dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah perlu diprioritaskan pemerintah Ketika pengusulan anggaran pada APBD Perubahan TA. 2022, Gabriel juga menambahkan bahwa keterbukaan Informasi Publik perlu menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pemerintahan.

Diakhir rapat, Ketua KPID Provinsi NTT,  Fredrikus Royanto Bau menyerahkan laporan kinerja tahun 2021 kepada Komisi I DPRD NTT yang diteriam Ketua Komisi I DPRD NTT, Gabriel A.K. Beri Binna NTT sebagai bentuk pertanggungjawaban, karena sesuai amanat Undang-Undang nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran bahwa KPID dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangannya diawasi oleh DPRD dan wajib menyampaikan laporan kepada DPRD NTT dengan harapat di tahun 2022 ini KPID NTT mendapat angin segar terkait bantuan dana tersebut.*** ok